Dalam penerjemahan lisan, metode yang digunakan memengaruhi jalannya acara, waktu, cara peserta berkomunikasi, dan kebutuhan teknis. Dua metode yang paling umum adalah penerjemahan konsekutif dan simultan.
Dalam penjurubahasaan konsekutif, pembicara berhenti setelah menyampaikan bagian tertentu agar juru bahasa dapat menyampaikan pesannya dalam bahasa lain. Dalam penjurubahasaan simultan, juru bahasa menyampaikan pesan hampir bersamaan dengan pembicara.
Keduanya mempunyai tujuan yang sama, yaitu memungkinkan peserta yang menggunakan bahasa berbeda untuk saling memahami. Namun, cara kerja dan situasi penggunaannya berbeda.
Apa itu penerjemahan konsekutif?
Dalam penjurubahasaan konsekutif, juru bahasa mendengarkan pembicara, dapat membuat catatan, kemudian menyampaikan isi pembicaraan dalam bahasa sasaran setelah pembicara berhenti.
Metode ini cocok untuk komunikasi yang melibatkan interaksi langsung, misalnya:
- rapat bisnis;
- negosiasi;
- wawancara;
- kunjungan perusahaan;
- pembahasan proyek;
- pelatihan kelompok kecil;
- pertemuan dengan mitra atau pemasok.
Dalam situasi seperti ini, jeda untuk penjurubahasaan dapat menjadi bagian alami dari percakapan.
Apakah konsekutif berarti menerjemahkan setiap kalimat?
Tidak.
Panjang bagian yang disampaikan sebelum juru bahasa mulai menerjemahkan dapat berbeda tergantung pada jenis pertemuan, kompleksitas topik, dan pola komunikasi.
Dalam percakapan interaktif, bagian yang disampaikan biasanya relatif pendek. Dalam situasi yang lebih formal, juru bahasa dapat mendengarkan bagian yang lebih panjang sambil mencatat sebelum menyampaikan kembali pesannya.
Karena itu, penjurubahasaan konsekutif tidak sama dengan mengganti satu kalimat dengan satu kalimat secara mekanis.
Apa kelebihan penerjemahan konsekutif?
Cocok untuk komunikasi dua arah
Konsekutif bekerja dengan baik dalam rapat, negosiasi, wawancara, dan diskusi karena peserta dapat berbicara secara bergantian.
Tidak selalu membutuhkan peralatan khusus
Dalam pertemuan kecil, juru bahasa biasanya dapat bekerja tanpa kabin atau sistem audio khusus.
Hal ini membuat konsekutif praktis untuk rapat bisnis, kunjungan perusahaan, atau pembicaraan langsung.
Fleksibel untuk kelompok kecil
Metode ini dapat digunakan ketika hanya beberapa orang membutuhkan penjurubahasaan atau peserta harus berpindah tempat selama acara.
Namun, kebutuhan teknis yang lebih sederhana tidak berarti pekerjaannya mudah. Juru bahasa tetap harus mendengarkan, memahami, mengingat, mencatat jika diperlukan, dan menyampaikan pesan secara akurat.
Apa keterbatasan penerjemahan konsekutif?
Keterbatasan utamanya adalah waktu.
Pembicaraan dan penjurubahasaan berlangsung secara bergantian, sehingga acara biasanya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan percakapan langsung dalam satu bahasa.
Hal ini perlu diperhitungkan ketika menyusun agenda rapat, presentasi, pelatihan, kunjungan perusahaan, atau sesi tanya jawab.
Konsekutif juga kurang efisien untuk presentasi panjang atau acara dengan audiens besar jika pembicara harus berhenti berkali-kali.
Apa itu penerjemahan simultan?
Dalam penjurubahasaan simultan, juru bahasa mendengarkan pembicara dan menyampaikan pesan dalam bahasa lain hampir pada saat yang sama.
Tetap terdapat jeda pendek karena juru bahasa perlu memahami informasi sebelum menyampaikannya.
Metode ini umum digunakan dalam:
- konferensi;
- seminar;
- presentasi panjang;
- acara dengan audiens besar;
- pertemuan multibahasa;
- acara dengan agenda yang tidak memungkinkan banyak jeda.
Dalam pengaturan konferensi, juru bahasa biasanya bekerja dengan mikrofon, headphone, dan sistem audio yang memungkinkan peserta mendengarkan bahasa yang mereka perlukan.
Mengapa penerjemahan simultan membutuhkan pengaturan teknis?
Dalam penjurubahasaan simultan, juru bahasa harus dapat mendengar pembicara dengan jelas, sementara peserta menerima hasil penjurubahasaan tanpa mengganggu jalannya acara.
Tergantung pada skala dan format acara, pengaturan dapat melibatkan:
- mikrofon;
- headphone;
- kabin juru bahasa;
- sistem audio;
- perangkat penerima;
- saluran bahasa;
- platform online yang mendukung penjurubahasaan.
Tidak semua acara membutuhkan konfigurasi yang sama. Namun, kualitas suara dan pengaturan teknis berpengaruh langsung terhadap kondisi kerja juru bahasa dan kemampuan peserta mengikuti acara.
Apa kelebihan penerjemahan simultan?
Acara dapat berlangsung tanpa banyak jeda
Pembicara tidak perlu berhenti secara berkala agar juru bahasa menyampaikan pesan dalam bahasa lain.
Karena itu, simultan sesuai untuk konferensi, presentasi panjang, dan acara dengan jadwal yang padat.
Cocok untuk audiens besar
Banyak peserta dapat mendengarkan hasil penjurubahasaan pada saat yang sama.
Dapat digunakan dalam acara multibahasa
Dalam konferensi dengan beberapa bahasa, peserta dapat menggunakan saluran bahasa yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Apa keterbatasan penerjemahan simultan?
Penjurubahasaan simultan membutuhkan pengaturan yang lebih kompleks daripada konsekutif.
Tergantung pada acara, persiapan dapat melibatkan peralatan, teknisi, sistem audio, ruang atau kabin kerja, serta pengujian sebelum acara dimulai.
Metode ini juga menuntut konsentrasi yang sangat tinggi. Dalam penugasan yang panjang, susunan tim dan pembagian waktu kerja perlu disesuaikan dengan durasi, kombinasi bahasa, format acara, dan kondisi kerja.
Karena itu, kebutuhan jumlah juru bahasa sebaiknya ditentukan berdasarkan karakteristik acara, bukan berdasarkan satu aturan umum.
Apa perbedaan utama antara konsekutif dan simultan?
| Aspek | Konsekutif | Simultan |
|---|---|---|
| Cara kerja | Pembicara dan juru bahasa berbicara bergantian | Juru bahasa bekerja hampir bersamaan dengan pembicara |
| Durasi acara | Biasanya lebih panjang | Mendekati durasi asli acara |
| Interaksi | Cocok untuk dialog dan diskusi | Cocok untuk presentasi dan audiens besar |
| Peralatan | Sering dapat dilakukan tanpa peralatan khusus | Biasanya membutuhkan pengaturan audio atau teknis |
| Jumlah peserta | Praktis untuk kelompok kecil atau menengah | Cocok untuk audiens besar |
| Contoh penggunaan | Rapat, negosiasi, wawancara, kunjungan | Konferensi, seminar, presentasi panjang |
| Persiapan teknis | Relatif sederhana | Lebih kompleks |
Tabel ini menunjukkan kecenderungan umum, bukan aturan mutlak. Pilihan metode tetap harus disesuaikan dengan format acara.
Kapan sebaiknya memilih penerjemahan konsekutif?
Konsekutif biasanya sesuai jika:
- jumlah peserta terbatas;
- komunikasi bersifat dua arah;
- peserta perlu berdiskusi atau bernegosiasi;
- jeda dalam percakapan dapat diterima;
- peralatan khusus tidak tersedia atau tidak diperlukan;
- peserta harus berpindah tempat, misalnya dalam kunjungan perusahaan atau pabrik.
Contohnya adalah rapat antara perusahaan Polandia dan Indonesia yang melibatkan beberapa peserta dan berlangsung dalam bentuk diskusi.
Kapan sebaiknya memilih penerjemahan simultan?
Simultan biasanya lebih sesuai jika:
- audiens besar;
- pembicara perlu menyampaikan presentasi tanpa banyak jeda;
- waktu acara terbatas;
- banyak peserta membutuhkan penjurubahasaan pada saat yang sama;
- acara menggunakan beberapa bahasa;
- konferensi atau seminar mempunyai agenda yang padat.
Dalam kondisi tersebut, penggunaan konsekutif dapat memperpanjang acara dan memutus alur presentasi.
Apa itu whispered interpreting atau chuchotage?
Selain konsekutif dan simultan, terdapat whispered interpreting atau chuchotage.
Dalam metode ini, juru bahasa berada dekat dengan satu atau beberapa peserta dan menyampaikan hasil penjurubahasaan secara simultan dengan suara pelan.
Metode ini dapat digunakan ketika hanya sedikit peserta membutuhkan bahasa lain dan penggunaan sistem konferensi penuh tidak diperlukan.
Namun, chuchotage tidak sesuai untuk semua kondisi, terutama jika jumlah pendengar bertambah atau lingkungan menyulitkan peserta mendengar juru bahasa dengan jelas.
Apakah pertemuan online bisa menggunakan konsekutif dan simultan?
Ya.
Pertemuan online dapat menggunakan kedua metode.
Konsekutif dapat dilakukan melalui platform konferensi video dengan pola berbicara bergantian.
Untuk simultan, diperlukan solusi yang memungkinkan juru bahasa mendengar pembicara dan peserta menerima bahasa yang sesuai melalui saluran terpisah atau fungsi khusus.
Dalam kedua metode, kualitas audio dan koneksi sangat penting. Mikrofon yang buruk, koneksi tidak stabil, atau beberapa peserta yang berbicara bersamaan dapat mengganggu proses penjurubahasaan.
Apakah satu acara bisa menggunakan lebih dari satu metode?
Bisa.
Satu acara dapat menggunakan metode berbeda pada bagian yang berbeda.
Misalnya, presentasi utama menggunakan simultan, sedangkan diskusi kelompok kecil menggunakan konsekutif.
Karena itu, metode sebaiknya dipilih berdasarkan pola komunikasi dalam setiap bagian acara, bukan hanya berdasarkan nama acaranya.
Apa yang perlu diperiksa sebelum memilih metode?
Sebelum menentukan konsekutif atau simultan, periksa:
- jumlah peserta;
- jumlah orang yang membutuhkan penjurubahasaan;
- arah bahasa;
- jenis acara;
- apakah komunikasi berupa presentasi, diskusi, atau keduanya;
- durasi;
- lokasi atau platform online;
- ketersediaan peralatan;
- jumlah bahasa yang digunakan;
- apakah acara dapat menerima jeda tambahan.
Informasi tersebut biasanya sudah cukup untuk menentukan metode yang paling sesuai.
Untuk penjelasan umum mengenai kapan juru bahasa diperlukan, baca Penerjemahan Lisan Polandia-Indonesia: Kapan Membutuhkan Interpreter?
Persiapan tetap penting untuk kedua metode
Baik konsekutif maupun simultan membutuhkan pemahaman konteks dan terminologi.
Agenda, presentasi, nama pembicara, daftar istilah, serta materi yang akan dibahas dapat membantu juru bahasa mempersiapkan diri.
Pembahasan mengenai persiapan peserta, materi, agenda, dan kondisi kerja akan dijelaskan lebih lengkap dalam Cara Menyiapkan Pertemuan dengan Interpreter Polandia-Indonesia
Metode mana yang lebih sesuai untuk acara Anda?
Tidak ada metode yang selalu lebih baik.
Konsekutif biasanya lebih praktis untuk rapat kecil, negosiasi, wawancara, kunjungan perusahaan, dan komunikasi dua arah.
Simultan lebih sesuai untuk konferensi, presentasi panjang, audiens besar, atau acara yang tidak memungkinkan banyak jeda.
Sebelum memilih, lihat pola komunikasi, jumlah peserta, durasi, dan kebutuhan teknis. Faktor-faktor tersebut lebih penting daripada sekadar nama atau ukuran acara.
Referensi
- European Commission, Directorate-General for Interpretation, Conference Interpreting: Types and Terminology.
- European Commission, Directorate-General for Interpretation, informasi mengenai standar fasilitas dan peralatan penjurubahasaan simultan.
Jelajahi kategori di bawah ini dan pilih topik yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini.