Cara Berbicara tentang Masa Lalu dan Masa Depan dalam Bahasa Polandia

Masa lalu dan masa depan bahasa Polandia

Dalam bahasa Indonesia, kata kerja biasanya tidak berubah hanya karena kita berbicara tentang waktu yang berbeda.

Kemarin saya bekerja.
Hari ini saya bekerja.
Besok saya akan bekerja.

Kata bekerja tetap sama. Waktu terutama ditunjukkan oleh kata seperti kemarin, hari ini, besok, sudah, atau akan, serta oleh konteks.

Dalam bahasa Polandia, bentuk kata kerja ikut berubah:

Wczoraj pracowałam / pracowałem.
Kemarin saya bekerja.

Dzisiaj pracuję.
Hari ini saya bekerja.

Jutro będę pracować.
Besok saya akan bekerja.

Untuk berbicara tentang masa lalu dan masa depan, Anda tidak perlu langsung menghafal seluruh sistem konjugasi. Yang lebih penting adalah memahami beberapa pola dasar dan mengetahui satu hal penting: cara membentuk masa depan dalam bahasa Polandia juga bergantung pada aspek kata kerja.

Cara Berbicara tentang Masa Lalu

Untuk menceritakan sesuatu yang sudah terjadi, bahasa Polandia menggunakan czas przeszły, yaitu waktu lampau.

Bandingkan:

Wczoraj pracowałem.
Kemarin saya bekerja. (subjek laki-laki)

Wczoraj pracowałam.
Kemarin saya bekerja. (subjek perempuan)

Dalam bahasa Indonesia, kedua kalimat mempunyai terjemahan yang sama. Dalam bahasa Polandia, bentuk kata kerja dalam waktu lampau dapat menunjukkan gender subjek.

Beberapa contoh dengan bentuk ja:

InfinitifLaki-lakiPerempuan
pracować – bekerjapracowałempracowałam
mieszkać – tinggalmieszkałemmieszkałam
mieć – mempunyaimiałemmiałam
być – berada / menjadibyłembyłam
robić – melakukanrobiłemrobiłam

Contohnya:

Byłem w domu.
Saya di rumah. (laki-laki)

Byłam w domu.
Saya di rumah. (perempuan)

Miałem czas.
Saya punya waktu. (laki-laki)

Miałam czas.
Saya punya waktu. (perempuan)

Perbedaan seperti pracowałem / pracowałam berkaitan dengan gender gramatikal.

Gender Gramatikal dalam Bahasa Polandia: Męski, Żeński, dan Nijaki

Kata Waktu Saja Tidak Cukup

Dalam bahasa Indonesia, kita dapat mengatakan:

kemarin saya bekerja

dengan menambahkan kemarin tanpa mengubah bentuk bekerja.

Dalam bahasa Polandia, kata seperti wczoraj juga memberikan informasi waktu, tetapi kata kerjanya tetap harus menggunakan bentuk lampau.

Karena itu:

Wczoraj pracuję.

tidak digunakan untuk mengatakan Kemarin saya bekerja.

Yang benar:

Wczoraj pracowałem.
atau
Wczoraj pracowałam.

Begitu juga:

W zeszłym roku mieszkałem w Polsce.
Tahun lalu saya tinggal di Polandia. (laki-laki)

W zeszłym roku mieszkałam w Polsce.
Tahun lalu saya tinggal di Polandia. (perempuan)

Bagi pemula, pola seperti ini lebih mudah dipahami melalui kalimat lengkap daripada sebagai daftar bentuk yang berdiri sendiri.

Masa Depan dalam Bahasa Polandia: Ada Dua Pola Penting

Dalam bahasa Polandia, Anda akan menemukan bentuk seperti:

Jutro będę pracować.
Besok saya akan bekerja.

dan:

Zrobię to jutro.
Saya akan melakukan itu besok.

Keduanya berbicara tentang masa depan, tetapi strukturnya berbeda.

Perbedaan ini berhubungan dengan aspek kata kerja.

Masa Depan dengan Kata Kerja Imperfektif: BĘDĘ + Infinitif

Dalam bahasa Polandia, kata kerja imperfektif disebut niedokonany.

Aspek imperfektif biasanya digunakan ketika tindakan dilihat sebagai proses, kegiatan yang berlangsung atau berulang, atau ketika batas akhirnya bukan fokus utama.

Untuk kata kerja imperfektif, salah satu pola masa depan yang sangat berguna bagi pemula adalah:

BĘDĘ + infinitif

Contohnya:

Będę pracować.
Saya akan bekerja.

Będę mieszkać w Warszawie.
Saya akan tinggal di Warsawa.

Będę uczyć się polskiego.
Saya akan belajar bahasa Polandia.

Będę czekać.
Saya akan menunggu.

Bentuk kata kerja BYĆ berubah sesuai subjek:

będę – saya
będziesz – kamu
będzie – dia; juga digunakan dengan Pan/Pani

Infinitif tetap sama:

Będę pracować.
Saya akan bekerja.

Będziesz pracować.
Kamu akan bekerja.

Anna będzie pracować.
Anna akan bekerja.

Anda juga dapat menemukan bentuk seperti:

Będę pracował. – subjek laki-laki
Będę pracowała. – subjek perempuan

Kedua bentuk tersebut benar. Namun, będę + infinitif sangat praktis pada tahap awal karena infinitif tidak berubah sesuai gender subjek.

Mengapa ZROBIĘ Benar, tetapi BĘDĘ ZROBIĆ Tidak?

Sekarang bandingkan dengan:

Zrobię to jutro.
Saya akan melakukan itu besok.

Bukan:

Będę zrobić to jutro.

Kata zrobić adalah kata kerja perfektif, dalam bahasa Polandia disebut dokonany.

Bentuk:

zrobię
zrobisz
zrobi

sudah mempunyai makna masa depan. Karena itu, tidak ditambahkan będę.

Inilah salah satu perbedaan penting dengan bahasa Indonesia.

Dalam bahasa Indonesia kita dapat mengatakan:

Saya akan bekerja.

dan:

Saya akan melakukan itu.

Keduanya menggunakan akan.

Dalam bahasa Polandia:

Będę pracować.

tetapi:

Zrobię to.

Karena itu, jangan membuat rumus:

akan = będę

Cara membentuk masa depan dalam bahasa Polandia bergantung pada kata kerja dan aspeknya.

Apa Itu Aspek Kata Kerja?

Aspek menunjukkan bagaimana suatu tindakan dipandang.

Banyak kata kerja bahasa Polandia dapat dipelajari dalam pasangan, misalnya:

robić – zrobić
melakukan

czytać – przeczytać
membaca

pisać – napisać
menulis

Bentuk pertama dalam pasangan tersebut adalah imperfektif (niedokonany), sedangkan bentuk kedua adalah perfektif (dokonany).

Secara praktis, kata kerja imperfektif sering digunakan ketika perhatian diarahkan pada:

  • proses;
  • kegiatan yang berlangsung;
  • kebiasaan atau pengulangan;
  • tindakan tanpa fokus utama pada batas akhirnya.

Dalam aspek perfektif, tindakan dipandang sebagai satu keseluruhan yang mempunyai batas atau hasil tertentu.

Bandingkan:

Jutro będę czytać książkę.
Besok saya akan membaca buku.

Fokusnya pada kegiatan membaca.

Jutro przeczytam książkę.
Besok saya akan membaca buku sampai selesai.

Di sini tindakan dilihat sebagai sesuatu yang mencapai batas akhirnya.

Perbedaan ini tidak selalu dapat diterjemahkan ke bahasa Indonesia hanya dengan mengganti satu kata. Karena itu, aspek lebih mudah dipahami melalui pasangan contoh dan konteks daripada dengan mencoba mencari satu terjemahan tetap untuk setiap bentuk.

Aspek Juga Penting dalam Masa Lalu

Aspek bukan hanya masalah masa depan.

Bandingkan:

Wczoraj czytałam książkę.
Kemarin saya membaca buku.

dan:

Wczoraj przeczytałam książkę.
Kemarin saya membaca buku sampai selesai.

Kedua kalimat berada dalam waktu lampau.

Pada kalimat pertama, perhatian diarahkan pada kegiatan membaca. Pada kalimat kedua, tindakan dipandang sebagai satu keseluruhan dengan batas akhirnya.

Pada tahap awal, Anda tidak perlu mempelajari semua pasangan aspek sekaligus.

Mulailah mengenali pasangan yang sering muncul, misalnya:

robić – zrobić
czytać – przeczytać
pisać – napisać

dan perhatikan bagaimana bentuk tersebut digunakan dalam kalimat.

Lihat Masa Lalu, Sekarang, dan Masa Depan dalam Satu Pola

Salah satu cara paling mudah untuk memahami perubahan waktu adalah melihat kata kerja yang sama dalam beberapa situasi.

Misalnya pracować:

WaktuPembicara perempuanArti
masa laluWczoraj pracowałam.Kemarin saya bekerja.
sekarangDzisiaj pracuję.Hari ini saya bekerja.
masa depanJutro będę pracować.Besok saya akan bekerja.

Untuk subjek laki-laki, bentuk lampau menjadi:

Wczoraj pracowałem.

Bentuk sekarang dan masa depan tetap:

Dzisiaj pracuję.
Jutro będę pracować.

Dari satu pola ini terlihat beberapa hal penting:

  • kata kerja berubah sesuai waktu;
  • bentuk lampau dapat menunjukkan gender;
  • masa depan kata kerja imperfektif dapat menggunakan będę + infinitif.

Untuk kata kerja perfektif, polanya berbeda:

Zrobiłem / zrobiłam to wczoraj.
Saya melakukan itu kemarin.

Zrobię to jutro.
Saya akan melakukan itu besok.

Kata kerja perfektif seperti zrobić tidak mempunyai bentuk waktu sekarang dengan makna present. Bentuk seperti zrobię, zrobisz, zrobi mengacu pada masa depan.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Beberapa kesalahan mudah muncul ketika pola bahasa Indonesia diterapkan langsung ke bahasa Polandia.

Menggunakan bentuk sekarang setelah WCZORAJ

Bukan:

Wczoraj pracuję.

Tetapi:

Wczoraj pracowałem / pracowałam.

Melupakan bentuk gender dalam waktu lampau

Jika subjek perempuan:

pracowałam

bukan:

pracowałem

Jika subjek laki-laki:

pracowałem

Menggunakan BĘDĘ dengan kata kerja perfektif

Benar:

Będę pracować.

tetapi:

Zrobię to jutro.

bukan:

Będę zrobić to jutro.

Kesalahan terakhir sangat penting bagi penutur bahasa Indonesia karena akan tidak dapat diterjemahkan secara otomatis sebagai będę.

Bagaimana Sebaiknya Mempelajari Masa Lalu dan Masa Depan?

Pelajari bentuk waktu melalui situasi yang benar-benar ingin Anda komunikasikan: apa yang terjadi kemarin, apa yang sedang dilakukan sekarang, dan apa yang akan dilakukan besok.

Tambahkan pasangan aspek secara bertahap ketika mulai sering muncul dalam materi yang Anda pelajari.

Daripada menghafal seluruh sistem sekaligus, gunakan urutan sederhana:

makna → pola → contoh → penggunaan

Dengan cara ini, masa lalu dan masa depan tidak menjadi dua tabel tambahan yang harus dihafal, tetapi menjadi alat untuk menceritakan pengalaman dan berbicara tentang rencana.


Lanjutkan Belajar Tata Bahasa Polandia

Untuk memahami mengapa kata kerja berubah menurut subjek: Kata Kerja Bahasa Polandia untuk Pemula: Mengapa Bentuknya Berubah?

Untuk memahami perbedaan seperti pracowałem / pracowałam: Gender Gramatikal dalam Bahasa Polandia: Męski, Żeński, dan Nijaki

Untuk melihat bagaimana kata kerja, gender, kasus, dan bagian tata bahasa lainnya saling berhubungan: Tata Bahasa Polandia untuk Pemula: Apa yang Perlu Dipahami?

Ingin Menggunakan Masa Lalu dan Masa Depan dalam Percakapan?

Dalam program Bahasa Polandia dari Nol, waktu lampau dan masa depan diperkenalkan melalui situasi yang langsung digunakan dalam komunikasi: menceritakan apa yang dilakukan, berbicara tentang pengalaman, membuat rencana, dan mengatakan apa yang akan dilakukan berikutnya.


Jelajahi kategori di bawah ini dan pilih topik yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini.